Hormati Yang Lebih Tua, Sayangi Yang Lebih Muda

Para pembaca yang dimuliakan oleh Allah ta’ala dan dirahmati Allah Ta’ala, mari dan hendaklah kita tidak melupakan akhlak mulia ini, siapapun ia, baik yang kita kenal ataupun yang kita tidak kenal, maka hiasi diri kita dengan akhlak mulia karena setiap insan memiliki hak-hak sesama yang harus dijaga, sebagaimana sabda beliau Shallallahu’alahi wa salam,

عن ابن عباس – رضي الله عنها – عن رسول الله r قال: «ليس منَّا من لم يوقِّر الكبير, ويرحم الصغير, ويأمر بالمعروف وينهى عن المنكر». [رواه أحمد والترمذي وابن حبان في صحيحه].

Dari Ibnu Abbas semoga Allah meridhai keduanya, dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata: “Bukan termasuk dari kami [1] orang yang tidak menghormati yang lebih tua [2], dan tidak menyayangi yang lebih kecil [3], serta orang yang tidak memerintah pada kebaikan dan mencegah perbuatan munkar”.  [HR Ahmad, at-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban dalam shahihnya]

[1].اYang dimaksud dengan sabdanya: ‘Bukan termasuk dari kami’, adalah bukan termasuk orang yang mengikuti jalan kami secara sempurna.

[2]. Maksud dari perkataanya: ‘Orang yang tidak menghormati orang yang lebih tua’, yaitu tidak menunaikan haknya dengan memuliakan dan menghormati mereka.

[3]. Arti dari sabdanya: ‘Tidak menyayangi yang lebih kecil’, ialah berlaku lemah lembut kepada yang lebih kecil yaitu dengan membimbing dan mengajarinya, karena menghormati orang yang lebih besar, dan menyayangi orang yang lebih kecil, kemudian memerintahkan pada suatu kebaikan serta mencegah dari kejelekan termasuk sunnah para Nabi dan Rasul, sehingga barangsiapa yang enggan mengikuti petunjuk mereka maka mereka di katakan tidak termasuk meniti jalan para Nabi dan Rasul secara sempurna. Dan di dalam hadits ini menunjukkan atas keutamaan orang yang berbudi pekerti yang luhur seperti berakhlak yang mulia dan agung, serta adanya ancaman bagi yang berpaling dari itu semuanya.

dan dalam riwayat lainya dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُجِلَّ كَبِيْرَنَا فَلَيْسَ مِنَّا

“Barangsiapa yang tidak menyayangi orang yang lebih muda di antara kami dan tidak mengerti hak orang yang lebih tua maka dia bukan termasuk golongan kami.” [HR Bukhari dalam kitab Adabul Mufrad].

Kedua hadits tersebut menunjukkan perintah untuk kita menjaga hak yang lebih tua yaitu menghormati orang yang lebih tua dan menjaga hak yang lebih muda daripada kita yaitu hak menyayanginya. Maka dari itu hendaklah kita berusaha untuk menjadikan akhlak mulia ini terpatri dalam diri kita.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Kajian Islam Ilmiah Syarah Kitab Arbai’n An’Nawawi 13 Desember 2017
Kajian Islam Ilmiah Syarah Kitab Arbai’n An’Nawawi 29 Nov 2017
Daftar Kajian Tashfiyah
PENDAFTARAN PESERTA WISMA MUSLIM UPI BANDUNG