Archive | Fiqih

Menghafal Kaidah-Kaidah Fiqih Yuk..

Menghafal Kaidah-Kaidah Fiqih Yuk..

Posted on 29 November 2010 by admin

Al Qawaidul Fiqhiyyah (kaidah-kaidah fiqih)  adalah sebuah kitab yang berbentuk nadzham (syair) yang berisi tentang kaidah-kaidah dasar ilmu fiqih. Pengarang kitab nadzham ini adalah seorang ulama terkemuka, Abdurrahman bin Nashir bin Abdullah As-Sa’diy, lahir pada tahun 1307 H di kota Unaizah, Qasim, wilayah Najd, Kerajaan Saudi Arabia. Syaikh As Sa’dy memiliki banyak karangan diantaranya Taisirul [...] Baca Selengkapnya

Comments (0)

Apa itu Istihadhah?

Apa itu Istihadhah?

Posted on 05 November 2010 by admin

Istihadhah ialah darah yang keluar di luar waktu-waktu haidh dan nifas atau keluar secara bersambung setelah haidh atau nifas. Jika ia keluar seperti yang pertama (di luar waktu) maka hal itu sudah jelas. Namun jika seperti yang kedua, yaitu keluar secara bersambung sesudah sempurnanya waktu haidh atau nifas, maka ketentuannya sebagai berikut: Jika seorang perempuan [...] Baca Selengkapnya

Comments (0)

Isra' Mi'raj

Isra' Mi'raj

Posted on 15 June 2010 by admin

Ustadz Kholid Syamhudi, Lc Bulan Rajab, bulan yang dihormati manusia. Bulan ini termasuk bulan haram (Asyhurul hurum). Banyak cara manusia menghormati bulan ini, ada yang menyembelih hewan, ada yang melakukan shalat khusus Rajab dan lain-lainnya. Di  bulan ini juga, sebagian kaum muslimin memperingati satu peristiwa yang sangat luar biasa, peristiwa perjalanan Rasulullah Shallallahu’alaihi dari Makkah [...] Baca Selengkapnya

Comments (0)

Ushul Fiqih (1) – Definisi dan Faedahnya

Posted on 30 April 2010 by admin

أصول الفقه Ta’rifnya (Definisinya) : Ushuul fiqih didefinisikan menjadi dua bagian : Pertama : Ditinjau dari dua kata penyusunnya artinya dengan ditinjau dari kata ushuul dan kata fiqih. Maka الأصول jamak dari أصل (ashlun) yaitu perkara yang dibangun di atasnya perkara yang lainnya, sehingga termasuk hal tersebut adalah asal dinding yaitu pondasinya dan asal pohon [...] Baca Selengkapnya

Comments (0)

“Jika tujuan seseorang adalah akhirat,
maka hatinya bersih dari hasad, tenang, jernih, seperti air yang memancar dari mata air pegunungan, lembut bagaikan sutera, tidak ada tempat bagi hasad di dalamnya.
Akan tetapi, jika tujuannya adalah dunia, maka hati sangat rawan terjangkit hasad, mudah ternoda dan keruh.”

Radio Online…