Wahai Saudaraku, Khawatirlah Tidak Termasuk Golongan Ini

Saudaraku yang budiman dan dirahmati Allah ta’ala, sungguh kita harus khawatir tidak termasuk dalam salah satu golongan orang-orang yang di naungi oleh Allah, dan kita seharusnya berusaha untuk merubah diri kita dan berusaha berupaya menjadi salah satau golongan tersebut.

Golongan apakah yang menjadikan kita perlu khawatir?

Golongan apakah yang menjadikan kita harus berusaha untuk masuk kedalamnya?

Golongan tersebut sebagaimana dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ: اْلإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah dengan naungan ‘Arsy-Nya pada hari dimana tidak ada naungan kecuali hanya naungan-Nya semata.

  1. Imam (pemimpin) yang adil.
  2. Pemuda yang tumbuh besar dalam beribadah kepada Rabbnya (tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya).
  3. Seseorang yang hatinya senantiasa terpaut pada masjid.
  4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, dimana keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah.
  5. Dan seorang laki-laki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang berkedudukan lagi cantik rupawan, lalu ia mengatakan: “Sungguh aku takut kepada Allah.”
  6. Seseorang yang bershodaqoh lalu merahasiakannya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan oleh tangan kanannya.(diumpamakan tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan oleh tangan kanannya).
  7. Dan orang yang berdzikir kepada Allah di waktu sunyi, lalu berlinanglah air matanya.” [HRS. al-Bukhari, II/143 – Fat-h, dan Muslim, no. 1031].

Saudaraku yang budiman dan dirahmati Allah, penulis tidak akan menjelaskan penjelasan dari hadits diatas pada kesempatan ini namun penulis hanya akan mengajukan beberapa pertanyaan sebenarnya untuk pribadi penulis sendiri, mari kita bertanya kepada diri kita sendiri? dengan penuh kejujuran! setelah kita membaca hadits diatas,

Sudahkah kita mengarah atau menuju golongan tersebut?

Sudahkan hati kita selalu terpaut ke rumah Allah? ketika ada masalah? ketika butuh ketenangan? ketika gundah gulana?

Sudahkah kita sebenar-benar bila panggilan shalat wajib sebanyak 5 waktu selalu berusaha menjalankan berjamaah di Masjid?

Bagaimanakah reaksi kita ketika mendengarkan panggilan untuk shalat berjamaah?

Mari bertanya kepada diri sendiri, lebih bisa berlama-lama di Masjid atau Mal atau Cafe? atau mungkin hati kita telah lebih terpaut ke mal, ke cafe, dan tempat sejensinya daripada ke Masjid? tidak berarti melarang ke mal, ke cafe dan tempat-tempat sejenisnya namun disini penulis ingin menjelaskan bahwa kita lebih sering lebih bisa berlama-lama di tempat-tempat seperti itu daripada Masjid,

Sudah berapa lama kita tidak menangis karena Allah?

Sudahkah hari ini kita menangisi diri kita karena dosa-dosa kita?

Saudaraku seberapa yakin kita telah diampunkan dosa-dosa kita oleh Allah sehingga kita beribadahpun seadaanya, beramalpun seadanya, apakah kita tidak takut hari pembalasan?!

Sudahkah setiap saat hati kita selalu diisi dengan dzikrullah?

Sudah berapa banyak amalan shalih kita perbuat?

Sudah khusyuk kah ibadah-ibadah kita?

Sudah berapa lama kita lebih mementingkan dunia daripada akhirat?

Saudaraku, sebagaimana kita ketahui tidak ada seorangpun yang tahu akan waktu kematiannya kelak.

Maka persiapkanlah… perbanyak beramal…. berubah…. sekarang juga! karena waktu untuk kita terus berjalan.

Saudaraku yang dirahmati Allah, sungguh akan banyak pertanyaan yang muncul dan itu hanya dapat dijawab oleh kita pribadi sendiri, semoga Allah Ta’ala memberikan hidayah taufiq dan pertolongan-Nya kepada kita untuk menjadi bagian dari golongan yang mulia ini. Allahuma Amin

Leave a Reply

Kajian Islam Ilmiah Syarah Kitab Arbai’n An’Nawawi 13 Desember 2017
Kajian Islam Ilmiah Syarah Kitab Arbai’n An’Nawawi 29 Nov 2017
Daftar Kajian Tashfiyah
PENDAFTARAN PESERTA WISMA MUSLIM UPI BANDUNG